Tari Gambyong Asal Jawa Tengah : Sejarah, Gerakan, Video, Dan Penjelasannya
Tari Gambyong merupakan salah satu tari tradisional yang berasal dari kawasan Surakarta, Jawa Tengah. Tarian ini dibawakan oleh para penari perempuan dengan dandanan khas Jawa. Sesuai dengan kepribadian masyarakat Jawa yang lemah lembut penuh kesopanan, tarian ini juga kental dengan nuansa keanggunan dengan gerak yang lambat.
Tari Gambyong sendiri sekarang mulai dikenal dan terkenal di kancah internasional. Beberapa keunikan pada tarian ini mendasari banyak orang untuk mempelajari seluk beluknya. Berikut di artikel kali ini kami akan mengulas keunikan-keunikan dari tari gambyong asal Jawa Tengah tersebut lengkap dengan sejarah, gerakan, properti, musik pengiring, serta fungsinya dalam kehidupan masyarakat Jawa.

Dalam istilah Jawa, gerakan tari gambyong terbagi atas 3 bab utama, yaitu maju beksan (gerakan awal), beksan (isi), dan gerak mundur beksan (gerak akhir). Gerakan-gerakannya sendiri terkonsep pada beberapa bab badan menyerupai kaki, lengan, kepala, dan tubuh.
Yang menjadi ciri khas dari gerakan tarian gambyong salah satunya terletak pada gerakan mata yang selalu mengikuti atau mengiringi gerakan tangan, tepatnya pada jemari tangan yang memegang selendang, menyerupai sanggup Anda simak pada video berikut:
Nah, demikian sekilas ulasan mengenai unsur unsur tari gambyong dan penjelasannya. Dengan memahami sejarah dan asal seruan kemunculannya serta keunikan dari setiap gerakannya semoga kita sanggup mulai mengenal dan melestarikan peninggalan budaya nenek moyang ini biar tidak hilang ditelan zaman. Semoga bermanfaat!
Tari Gambyong sendiri sekarang mulai dikenal dan terkenal di kancah internasional. Beberapa keunikan pada tarian ini mendasari banyak orang untuk mempelajari seluk beluknya. Berikut di artikel kali ini kami akan mengulas keunikan-keunikan dari tari gambyong asal Jawa Tengah tersebut lengkap dengan sejarah, gerakan, properti, musik pengiring, serta fungsinya dalam kehidupan masyarakat Jawa.
Tari Gambyong
Sejarah tari gambyong tidak sanggup dilepaskan dari kehidupan kerajaan Surakarta. Pada masa silam, tari gambyong sendiri merupakan tarian rakyat yang kerap dipertunjukan sebagai ritual ucapan syukur atas hasil panen yang melimpah dalam upacara sedekah bumi. Kekhasan dari setiap gerakan tarian tersebut ditambah dengan paras elok penarinya yang berjulukan Mas Ajeng Gambyong menciptakan punggawa kerajaan tertarik untuk mencoba mementaskan tarian ini di hadapan sang raja. Hasilnya, sang raja pun terpangu takjub dan menugaskan biar tarian ini dipopulerkan dan dimodifikasi biar lebih baik lagi. Nama tarian ini sendiri berasal dari nama Mas Ajeng Gambyong yang ketika itu sangat terkenal di kalangan masyarakat Surakarta.
1. Tema dan Makna Filosofi
Setelah titah sang raja dilaksanakan, tari gambyong hadir dalam beberapa versi dan variasi, di antaranya yang paling dikenal yaitu tari Gambyong Pareanom dan tari Gambyong Pangkur. Kedua jenis tari gambyong ini bersama-sama mempunyai gerakan dasar dan mengangkat tema yang sama. Keduanya kerap dipentaskan untuk menyambut tamu kehormatan kerajaan Surakarta sekaligus sebagai hiburan bagi dalam program kerajaan lainnya.2. Gerakan Tari Gambyong
Secara umum, gerakan tari gambyong menggambarkan keseluruhan langsung perempuan Jawa yang lemah lembut. Sikap lincah, gembira, luwes, dan penuh kehati-hatian tergambar terperinci pada ragam gerakan tarian tradisional ini yaitu gerak jalan kecil, gerak maju mundur, manggut atau menggerakan kepala, gerak memutar, dan gerak memainkan selendang.Dalam istilah Jawa, gerakan tari gambyong terbagi atas 3 bab utama, yaitu maju beksan (gerakan awal), beksan (isi), dan gerak mundur beksan (gerak akhir). Gerakan-gerakannya sendiri terkonsep pada beberapa bab badan menyerupai kaki, lengan, kepala, dan tubuh.
Yang menjadi ciri khas dari gerakan tarian gambyong salah satunya terletak pada gerakan mata yang selalu mengikuti atau mengiringi gerakan tangan, tepatnya pada jemari tangan yang memegang selendang, menyerupai sanggup Anda simak pada video berikut:
3. Iringan Tari
Dari mulai awal pertunjukan (penari memasuki panggung yang diiringi gendhing Pangkur) sampai selesai pertunjukan (penari meninggalkan panggung) tari Gambyong akan selalu diiringi oleh bunyi-bunyian alat musik tradisional Jawa Tengah, yakni seperangkat gamelan yang terdiri atas kendang, gong, kenong, gambang, dan siter. Bunyi musik pengiring tersebut selain menambah nilai estetis pertunjukan tari juga kerap menjadi tanda setiap gerakan yang harus dilakukan para penari.4. Setting Panggung
Pada awalnya, tari gambyong hanya dipentaskan secara tunggal atau oleh satu orang saja. Namun, pada perkembangannya tarian ini juga dipentaskan secara berkelompok sekitar 4 penari dengan setting panggung yang diatur sedemikian rupa.Gerakan Tari Saman Asal Aceh
Gerakan Tari Piring Asal Sumatera Barat
Gerakan Tari Kecak Asal Bali
5. Tata Rias dan Tata Busana
Tidak banyak yang istimewa dari tata rias atau tata busana penari tari Gambyong. Secara umum, para penari hanya mengenakan kelengkapan pakaian budpekerti Jawa Tengah dengan pernik ala kadarnya, menyerupai kain jarik sebagai bawahan, mekak (kemben), sabuk untuk mengikat jarik, serta bermacam-macam aksesoris menyerupai gelang, giwang, dan kalung. Satu hal yang berbeda dari kostum tari Gambyong terletak pada warna pakaiannya. Kostum penari gambyong kerap ditemukan dengan warna yang mencolok, menyerupai kuning atau hijau. Kedua warna tersebut mempunyai nilai filosofi sebagai tanda kesejahteraan, kemakmuran, dan kesuburan.6. Properti Tari
Satu properti utama yang dipakai dalam tari Gambyong yaitu sehelai selendang berwarna kuning, merah, atau warna cerah lainnya. Selendang ini dimainkan dari awal sampai selesai tarian dan menjadi sentra pandangan bagi setiap penonton pertunjukan tari Jawa Tengah ini.Nah, demikian sekilas ulasan mengenai unsur unsur tari gambyong dan penjelasannya. Dengan memahami sejarah dan asal seruan kemunculannya serta keunikan dari setiap gerakannya semoga kita sanggup mulai mengenal dan melestarikan peninggalan budaya nenek moyang ini biar tidak hilang ditelan zaman. Semoga bermanfaat!
Komentar
Posting Komentar