Tari Serampang Dua Belas Asal Deli : Sejarah, Gerakan, Video, Dan Penjelasannya

Tari Serampang Dua Belas yakni tari tradisional yang berasal dari Melayu Deli, tepatnya Deli Serdang, Sumatera Utara. Tarian ini merupakan sebuah tari kolosal yang mengisahkan perjalanan cinta dari sepasang bujang gadis. Tarian yang sempat terkenal di awal tahun 80-an ini hingga sekarang masih sering disajikan sebagai hiburan rakyat. Keunikan gerakan dan nilai filosofis yang termaktub dalam setiap gerakannya menciptakan tarian ini banyak diminati sebagai salah satu alternatif pengajaran budaya. Nah, bagi Anda yang juga tertarik untuk mempelajari menyerupai apa keunikan tarian ini, berikut kami sajikan pembahasan mengenai tari serampang dua belas ini mulai dari sejarah perkembangan, gerakan, hingga makna yang tersemat dalam setiap gerakannya. Silakan disimak!

Tari Serampang Dua Belas

Tari serampang dua belas sebenarnya terinspirasi dari tarian tradisional Melayu Deli yang berjulukan tari Pulau Sari. Sauti, seorang seniman asal tanah Deli pada tahun 1940-an lalu mengarasemen ulang tarian khas Melayu tersebut dengan menambahkan beberapa elemen, menyerupai kisah drama dan iringan musiknya. Gubahan tari pulau Sari yang diciptakan oleh Sauti inilah yang lalu dinamai tari Serampang Dua Belas.

 Tarian ini merupakan sebuah tari kolosal yang mengisahkan perjalanan cinta dari sepasang  Tari Serampang Dua Belas Asal Deli : Sejarah, Gerakan, Video, dan Penjelasannya

1. Tema dan Makna Filosofi

Tari Serampang dua belas termasuk ke dalam bentuk sendratari alasannya dalam pertunjukannya terselip kisah drama antara sepasang bujang gadis yang tengah dimabuk cinta. Drama yang disajikan dalam tarian ini terbagi dalam 12 belahan yang masing-masing mewakili ragam dongeng percintaan antara bujang dan si gadis.

Jika dirunut lebih dalam lagi, tari serampang dua belas sejatinya juga mengandung pengajaran dan makna filosofis perihal kehidupan muda-mudi melayu di masa silam. tarian ini mengajarkan perihal keberanian pada para bujang untuk menyatakan cinta pada gadis yang disukainya.


2. Gerakan Tari Serampang Dua Belas

Kedua belas drama yang ditunjukan dalam sendra tari serampang dua belas disajikan dalam 12 pembabakan gerakan. Kedua belas pembabakan tersebut antara lain:

  1. Babak tari permulaan. Babak ini menggambarkan perihal kisah pertemuan sepasang muda mudi yang masih diliputi perasaan aib penuh tanya. Babak ini didominasi oleh gerakan berjalan lambat yang diselingi lompat kecil saling mengelilingi satu sama lain.
  2. Babak tari berjalan. Babak ini menggambarkan tumbuhnya perasaan cinta di antara sepasang muda mudi. Babak ini digambarkan dengan gerakan berjalan, berputar, dan berbalik.
  3. Babak tari pusing. Babak ini menggambarkan perasaan cinta yang semakin mendalam dan rasa bingung gulana yang berkecamuk di antara pasangan muda-mudi.
  4. Babak tari gila. Babak ini menggambarkan pasangan muda mudi yang dimabuk cinta. Babak ini didominasi gerakan berjalan terhuyung menyerupai gerakan orang mabuk.
  5. Babak tari berjalan sipat. Babak ini menggambarkan si gadis yang berusaha memberi instruksi tertentu pada si bujang yang membuktikan perasaan cintanya. Babak ini diominasi oleh jalan lenggok dan permainan verbal tatapan mata.
  6. Babak tari goncet-goncet. Babak ini menggambarkan kepekaan si bujang yang telah mendapatkan instruksi dari si gadis yang lalu berusaha mengungkapkan rasa cintanya. Babak ini didominasi gerakan langkah seirama di antara sepasang penari.
  7. Babak tari sebelah kaki. Babak ini menggambarkan keraguan untuk mengungkapkan cinta dari sang bujang. 
  8. Babak tari langkah tiga. Babak ini menggambarkan perjuangan untuk meyakinkan diri bahwa cinta mereka tak bertepuk sebelah tangan. Babak ini ditandai dengan gerakan melompat 3 kali ke depan dan kebelakang.
  9. Babak tari melonjak. Babak ini menggambarkan perjuangan si bujang dalam meminta restu dari orang renta si gadis supaya sanggup meminangnya ke pelaminan.
  10. Babak tari tiba mendatangi. Babak ini menggambarkan proses peminangan.
  11. Babak tari rupa-rupa. Babak ini menggambarkan prosesi mengantarkan bujang gadis ke pelaminan yang ditandai dengan nuansa keceriaan.
  12. Babak tari sapu tangan. Babak ini yakni gerakan epilog tarian serampang dua belas. Babak ini ditandai dengan permainan 2 buah sapu tangan yang menyimbolkan cinta sepasang muda mudi dalam kisah tersebut tak akan sanggup dipisahkan.


Secara lengkap gerakan tari serampang dua belas yang dijabarkan di atas sanggup Anda lihat pada video berikut ini.



3. Iringan Tari

Setiap gerakan tari serampang dua belas tak pernah terpisahkan dari suara musik pengiringnya. Musik pengiring tarian ini sendiri berasal dari tabuhan beberapa alat musik tradisional melayu, menyerupai marwas, gambus, kendang, gong, bonang, dan lain sebagainya.

4. Setting Panggung

Tari serampang dua belas dipentaskan secara berpasangan. Dalam satu panggung sanggup diisi oleh 1 sd 3 pasang penari, yang terdiri dari satu penari laki-laki dan satu penari wanita. Di belahan belakang panggung terdapat sekumpulan orang yang memainkan musik pengiring tarian ini.
Gerakan Tari Lilin Asal Melayu
Gerakan Tari Indang Dindin Badindin
Gerakan Tari Sekapur Sirih khas Jambi

5. Tata Rias dan Tata Busana

Baik penari laki-laki maupun penari wanita, saat hendak mementaskan tari serampang dua belas wajib hukumnya bagi mereka untuk mengenakan pakaian khusus. Pakaian yang mereka kenakan yakni pakaian watak Melayu yang terdiri dari baju cekak musang (baju kurung) dan songket (untuk penari pria) serta baju Baju Kurung Tulang Belut (gadis) atau Baju Kebaya Laboh bagi penari wanita.

6. Properti Tari

Properti utama yang dipakai dalam tarian serampang dua belas yakni sepasang sapu tangan berwarna cerah. Properti ini dipakai khususnya pada babak terakhir dari gerakan tarian ini. sapu tangan pada tari serampang dua belas menyimbolkan perihal kesetiaan, pengharapan, dan keabadian.

Nah, itulah sedikit ulasan yang sanggup kami sampaikan perihal tari serampang dua belas beserta unsur-unsur pendukungnya. Hingga kini, tarian tradisional asal Sumatera Utara ini masih kerap dipentaskan, khususnya pada program hiburan rakyat menyerupai pernikahan, khitan, atau pesta adat. Tugas kita yakni melestarikan keberadaan tarian ini biar ia tidak hingga punah tergerus zaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

35 Alat Musik Tradisional Indonesia, Nama, Gambar, Dan Asal Wilayahnya (4)

Rumah Tabiat Ntb (Istana Dalam Loka), Gambar, Dan Penjelasannya

Tari Tor Tor Batak, Sumatera Utara : Sejarah, Gerakan, Video, Dan Penjelasannya