14 Senjata Tradisional Sulawesi Selatan, Badik Bugis Yang Melegenda
Masyarakat Bugis, Sulawesi Selatan memang telah diakui sebagai masyarakat yang hobi merantau semenjak masa silam. Keberanian mengarungi samudera lewat pelayaran memakai kapal-kapal sederhana untuk merubah peruntungan dan nasib menciptakan komunitas suku ini sanggup dengan gampang ditemukan di pesisir pantau pulau-pulau di Nusantara. Selain dari hal tersebut, keberanian masyarakat Bugis juga tercermin dari dikenalnya bermacam-macam senjata tradisional, yang salah satunya ialah badik. Nah, di artikel berikut kita akan mengulas keunikan dari senjata tradisional Sulawesi Selatan yang berasal dari suku Bugis tersebut beserta gambar dan jenis-jenis pamornya.
Badik bahwasanya tidak hanya ditemukan dalam budaya masyarakat suku Bugis, melainkan juga sanggup ditemukan dalam budaya suku Makassar dan Mandar. Bentuknya yang mungil dan ukurannya yang pendek menciptakan senjata ini kerap dibawa kemanapun oleh para laki-laki dikala bepergian. Selain berfungsi untuk menjaga diri dari serangan musuh atau binatang buas, juga sanggup menawarkan rasa kondusif kepada mereka.

Badik raja berukuran agak besar dengan panjang antara 20 sd 25 cm. Bentuknya ibarat badik lampo battang dengan bilah yang membungkuk dan perut bilah yang membesar. Badik ini dibentuk dari logam kualitas tinggi dan kerap dilengkapi dengan pamor indah di bab hulunya, ibarat pamor timpalaja atau pamor mallasoancale. Sesuai namanya, senjata tradisional Sulawesi Selatan ini dahulunya kerap dipakai oleh para raja-raja Bone.
Jenis senjata tradisional Sulawesi Selatan ini sekarang banyak dicari orang sebagai koleksi. Ukurannya memang hanya sejengkalan orang dewasa, kecil tapi mematikan. Itulah yang menambah nilai keunikannya.



Nah, itulah 4 jenis badik sebagai senjata tradisional Sulawesi Selatan khas suku Bugis. Masyarakat Bugis memang masyarakat yang terbuka dan ramah. Mereka ialah orang-orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan dan perdamaian. Kendati begitu, bila harga dirinya terusik, maka sekali badik tercabut dari sarungnya, tak akan kembali ia sebelum berhasil menumpahkan darah. Semoga bermanfaat!
Senjata Tradisional Sulawesi Selatan
Badik (dilafalkan badek) ialah senjata berupa sebuah pisau tajam dan runcing dengan pegangan yang melengkung. Bilah tajam dipakai untuk menikam, sementara ujung yang lancip dipakai untuk menusuk. Oleh karenanya senjata tradisional Sulawesi Selatan ini masuk dalam jenis senjata tikam tusuk.Badik bahwasanya tidak hanya ditemukan dalam budaya masyarakat suku Bugis, melainkan juga sanggup ditemukan dalam budaya suku Makassar dan Mandar. Bentuknya yang mungil dan ukurannya yang pendek menciptakan senjata ini kerap dibawa kemanapun oleh para laki-laki dikala bepergian. Selain berfungsi untuk menjaga diri dari serangan musuh atau binatang buas, juga sanggup menawarkan rasa kondusif kepada mereka.

Selengkapnya : Senjata Tradisional 34 Provinsi di IndonesiaBerdasarkan bentuk dan asal daerahnya, Badik dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu badik raja, badik lagencong, badik luwu, dan badik lompo battang.
1. Senjata Tradisional Badik Raja
Badik raja ialah jenis badik yang berasal dari tempat Kajuara, Kabupaten Bone. Masyarakat sekitar percaya bila badik berjulukan lain gencong raja ata bontoala ini dibentuk oleh mahluk halus, tak heran bila nilai sakral yang dimilikinya menjadi sangat tinggi.Badik raja berukuran agak besar dengan panjang antara 20 sd 25 cm. Bentuknya ibarat badik lampo battang dengan bilah yang membungkuk dan perut bilah yang membesar. Badik ini dibentuk dari logam kualitas tinggi dan kerap dilengkapi dengan pamor indah di bab hulunya, ibarat pamor timpalaja atau pamor mallasoancale. Sesuai namanya, senjata tradisional Sulawesi Selatan ini dahulunya kerap dipakai oleh para raja-raja Bone.
2. Senjata Tradisional Badik Lagecong
Jenis badik selanjutnya ialah badik lagecong. Badik ini dahulunya dipakai untuk berperang atau dalam keadaan terdesak. Yang unik dari badik jenis ini ialah adanya sanggup racun yang ada pada bilahnya. Sekali melukai, lawan tak akan butuh waktu usang untuk menghembuskan nafas terakhirnya. Karena hal itu, badik ini mempunyai nilai kehormatan tersendiri.Jenis senjata tradisional Sulawesi Selatan ini sekarang banyak dicari orang sebagai koleksi. Ukurannya memang hanya sejengkalan orang dewasa, kecil tapi mematikan. Itulah yang menambah nilai keunikannya.

3. Senjata Tradisional Badik Luwu
Sesuai namanya, Badik Luwu berasal dari budaya masyarakat kabupaten Luwu di masa silam. Bentuknya membungkuk ibarat bungkuk kerbau (mabbukku tedong). Bilahnya lurus dan meruncing di bab ujung. Sebagian masyarakat Bugis percaya bila badik ini disepuh dengan bibir kem@luan gadis perawan, maka orang dengan ilmu kebal apapun akan mati bila ditusuk.
Baca Juga: Senjata Tradisional Sumatera Barat
4. Senjata Tradisional Badik Lompo Battang
Jenis badik selanjutnya ialah badik Lompo Battang. Dalam bahasa Bugis, lompo battang berarti perut besar. Tak heran kalau kita lihat bentuk bilahnya memang tampak ibarat perut yang besar. Jenis senjata tradisional Sulawesi Selatan ini juga tak kalah unik. Wajar bila banyak kolektor yang memburunya.
Nah, itulah 4 jenis badik sebagai senjata tradisional Sulawesi Selatan khas suku Bugis. Masyarakat Bugis memang masyarakat yang terbuka dan ramah. Mereka ialah orang-orang yang menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan dan perdamaian. Kendati begitu, bila harga dirinya terusik, maka sekali badik tercabut dari sarungnya, tak akan kembali ia sebelum berhasil menumpahkan darah. Semoga bermanfaat!
Komentar
Posting Komentar