7 Alat Musik Tradisional Maluku, Gambar, Dan Penjelasannya
Sejak dahulu, Maluku dikenal sebagai provinsi penghasil musisi-musisi berbakat kelas dunia. Sebut saja Ruth Sahanaya, Glen Fredly, Ello Tahitu, Danjil Tuhumena, Harvey Malaihollo, Romagna Sasabone, Daniel Sahuleka, Monica Akihary, Eric Papilaya, Broery Pesoelima, dan Harvey Malaihollo, semuanya lahir dan besar di pulau yang dulu dikenal dengan nama “Mollucas” ini.
Tifa terbuat dari kayu dengan ujung semakin meruncing. Karena bentuknya ini, instrumen ini menghasilkan bunyi ketipung yang nyaring. Ditambang dengan membran dari kulit kambing, tifa menjadi wajib untuk selalu ada sebagai pengiring.
Yang membedakan tifa Maluku dan tifa Papua terletak pada bentuk ukirannya. Tifa Maluku biasanya polos tanpa ukiran, sementara tifa Papua sarat dengan hiasan etnik.
Selain alat musik tradisional yang memang benar-benar berasal dari kebudayaan Nenek moyangnya, masyarakat Adat Maluku juga mengenal beberapa alat musik dari tempat lain dalam budayanya. Kedatangan Magelhans dan Bangsa Portugis dikala penjelajahan Samudera di Kepulauan Maluku era 15, telah meninggalkan beberapa alat musik gres yang dikenal dalam budaya Maluku. Beberapa di antaranya yaitu Jukulele, Rimba, dan Hawaian.
Alat musik ini diperkirakan berasal dari budaya Cuba yang dibawa oleh bangsa Portugis dikala pelayarannya ke Maluku. Mengingat, alat homogen yang lebih renta juga ditemukan di sana.
Nah, itulah beberapa alat musik tradisional Maluku dan penjelasannya. Sebetulnya, masih banyak jenis alat musik lain yang bisa kita temukan dalam kebudayaan masyarakat Maluku. Namun, ke delapan alat musik di atas mungkin sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan kecintaan mereka terhadap seni musik dan seni pertunjukan. Semoga bermanfaat.
Alat Musik Tradisional Maluku
Kemampuan musisi-musisi Maluku di kancah nasional dan dunia yang sudah tidak bisa diragukan lagi, bisa menjadi bukti bahwa masyarakat Maluku memang mempunyai kecintaan terhadap nilai seni yang tinggi, terutama seni musik. Nah, jikalau dirunut lebih jauh lagi, kecintaan mereka terhadap musik juga sanggup dibuktikan dengan bermacam-macam alat musik tradisional yang sering dimainkannya bahkan sampai dikala ini. Apa saja alat musik tradisional Maluku tersebut? Berikut ini penjelasannya mulai dari gambar, nama, dan cara memainkannya. Silakan disimak!1. Alat Musik Arababu
Arbabu ialah rebab tradisional khas Maluku yang terbuat dari bahan-bahan alam yang sangat sederhana. Instrumen ini sama menyerupai rebab pada umumnya, yaitu digesek memakai alat khusus. Arbabu dibentuk dari tempurung kelapa, kulit hewan, kayu, sementara dawainya dibentuk dari serat pohon pisang.2. Alat Musik Fu atauTahuri atau Korno
Selanjutnya ialah Tahuri yang dalam Budaya Papua juga disebut dengan nama Fu. Instrumen tiup yang terbuat dari keran ini menghasilkan bunyi yang sangat nyaring. Biasanya ia dimainkan dikala memulai suatu lomba atau acara. Dahulu Tahuri juga dipakai masyarakat pesisir sebagai alat komunikasi antar orang perorangan atau antara raja dengan rakyat. Beberapa masyarakat pesisir di Kepulauan Maluku juga menyebutnya dengan nama Korno. Gambar Tahuri sanggup dilihat pada tampilan di atas.Baca Juga : Pakaian Adat Maluku
3. Alat Musik Tifa
Tifa ialah alat musik tradisional Maluku yang juga dikenal di Papua dengan nama yang sama. Bentuknya menyerupai gendang panjang menghasilkan bunyi ritmis dikala dimainkan. Tifa termasuk alat musik perkusi yang dimainkan pada dikala pesta sebagai pengiring tari-tarian.Tifa terbuat dari kayu dengan ujung semakin meruncing. Karena bentuknya ini, instrumen ini menghasilkan bunyi ketipung yang nyaring. Ditambang dengan membran dari kulit kambing, tifa menjadi wajib untuk selalu ada sebagai pengiring.
Yang membedakan tifa Maluku dan tifa Papua terletak pada bentuk ukirannya. Tifa Maluku biasanya polos tanpa ukiran, sementara tifa Papua sarat dengan hiasan etnik.
4. Alat Musik Totobuang
Totobuang dalam bahasa Indonesia berarti tetabuhan. Alat musik tradisional Maluku ini berupa sebuah gong kecil yang terbuat dari logam kuningan. Ada 12-14 gong dalam totobuang dengan ukuran berbeda, masing-masing menghasilkan nada-nada melodis dikala dipukul memakai kayu. Totobuang jarang dimainkan secara tunggal. Ia biasanya mengiringi bunyi-bunyian dari alat musik lain menyerupai tifa atau arababu.Selain alat musik tradisional yang memang benar-benar berasal dari kebudayaan Nenek moyangnya, masyarakat Adat Maluku juga mengenal beberapa alat musik dari tempat lain dalam budayanya. Kedatangan Magelhans dan Bangsa Portugis dikala penjelajahan Samudera di Kepulauan Maluku era 15, telah meninggalkan beberapa alat musik gres yang dikenal dalam budaya Maluku. Beberapa di antaranya yaitu Jukulele, Rimba, dan Hawaian.
5. Alat Musik Jukulele
Jukulele gotong royong ialah alat musik hasil tiruan alat musik portugis. Ia dibentuk dari materi alam menyerupai batok kelapa, kulit kambing, kayu, dan senar nilon sebagai dawainya. Jukulele dimainkan dengan cara dipetik. Ia mengasilkan nada-nada melodis sehingga bunyinya terdengar sangat indah. Oleh karenanya, ukulele biasanya mengiringi musik-musik tradisional khas Maluku menyerupai keroncong dan hawaian.Baca Juga : Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah
6. Alat Musik Rumba
Rumba ialah alat musik tradisional Maluku yang terbuat dari batok kelapa dan kayu sebagai pegangannya. Rumba dimainkan dengan digerak-gerakan sedemikian rupa sehingga batu atau pasir dalam batok saling membentur.Alat musik ini diperkirakan berasal dari budaya Cuba yang dibawa oleh bangsa Portugis dikala pelayarannya ke Maluku. Mengingat, alat homogen yang lebih renta juga ditemukan di sana.
7. Alat Musik Hawaian
Hawaian gotong royong tidak termasuk alat musik tradisional. Gitar yang dikala dimainkan membutuhkan ajaran listrik ini mempunyai fungsi sama dengan gitar listrik. Delapan buah dawainya dikala dipetik menghasilkan nada-nada melodis yang indah. Oleh alasannya itulah, alat musik yang diadopsi dari budaya Eropa ini tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Maluku.Nah, itulah beberapa alat musik tradisional Maluku dan penjelasannya. Sebetulnya, masih banyak jenis alat musik lain yang bisa kita temukan dalam kebudayaan masyarakat Maluku. Namun, ke delapan alat musik di atas mungkin sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan kecintaan mereka terhadap seni musik dan seni pertunjukan. Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar